PollyStop
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Indonesian Stretch yourself Polly adventure

Lingkaran Batu dan Kapal Pagi

The Ring of Brodgar at dusk, then the small practical business of leaving an island, done in four sentences at a harbour desk.

Start reading
Lingkaran Batu dan Kapal Pagi

Read at your pace. The full app adds translation and saved vocabulary.

Keep it on your phone โ†’

Ring of Brodgar berdiri di leher tanah yang sempit di antara dua danau, dan hanya karena itulah tempat ini terasa tinggi. Batu-batunya berdiri dalam lingkaran berdiameter sekitar seratus empat meter, terpisah dari padang oleh parit yang dipahat ke dalam batuan padat. Lingkaran ini didirikan antara empat ribu dan empat ribu lima ratus tahun yang lalu, dan merupakan bagian dari situs warisan dunia.

Dulu ada sekitar enam puluh batu. Sekarang tiga puluh enam masih berdiri, dan celah-celahnya sama pentingnya bagi ben...

Dulu ada sekitar enam puluh batu. Sekarang tiga puluh enam masih berdiri, dan celah-celahnya sama pentingnya bagi bentuk lingkaran itu seperti batu-batunya sendiri. Polly mengelilingi lingkaran itu lewat jalan yang panjang, dari sisi luar, dengan semak heather setinggi lutut dan cahaya yang jatuh datar dan lebar di atas air di kedua sisi. Tidak ada satu pun bagiannya yang ditata untuk pengunjung. Semuanya ditata untuk sesuatu yang lain, dan apa pun itu tidak tercatat di mana-mana.

Lalu datang urusan biasa untuk pergi. Kembali di kantor pelabuhan ada seekor burung pecuk di balik meja dan selembar ...

Lalu datang urusan biasa untuk pergi. Kembali di kantor pelabuhan ada seekor burung pecuk di balik meja dan selembar daftar tercetak di dinding. "Jam berapa feri berangkat?" tanya Polly. "Berapa harganya?" Ia melihat daftar itu bersama burung pecuk sementara burung itu mencari barisnya. "Saya ingin membeli satu tiket."

"Berapa lama penyeberangannya?" tanyanya terakhir, lalu menyimpan tiketnya. Pagi harinya kapal itu keluar melewati ta...

"Berapa lama penyeberangannya?" tanyanya terakhir, lalu menyimpan tiketnya. Pagi harinya kapal itu keluar melewati tanjung rendah yang sama seperti saat datang, dan pulau-pulau itu tenggelam di belakangnya dalam urutan yang sudah ia pelajari: sebuah kota dengan satu jalan, sebuah teluk dengan desa di dalamnya, sebuah kapel yang terbuat dari barak, sebuah batu penuh anjing laut, dan jauh di pedalaman, tidak terlihat dari air, sebuah lingkaran dengan sebagian besar batunya masih berdiri.

You just tried the loop

Now take the story with you.

PollyStop brings listening, saved vocabulary, speaking practice, and a fresh graded story together on your phone.

Keep learning in PollyStop

Listen, save words, practise

Get the app