PollyStop
vocabulary

Kosakata Inggris paling umum: berapa untuk A1 sampai B2?

🇺🇸 English · untuk penutur 🇮🇩 Indonesian ·

Tidak ada satu jumlah kata yang otomatis membuat Anda mencapai A1, A2, B1, atau B2. Gunakan daftar umum sebagai bahan belajar, lalu uji pemahaman dan penggunaannya dalam kalimat. Untuk penutur Indonesia, mengetahui pasangan kata, kata depan, dan makna sesuai konteks sering lebih berguna daripada sekadar menambah jumlah terjemahan yang pernah dihafalkan.

Angka yang tersedia dalam sumber proyek

Panduan penulisan cerita di repositori memakai lima ratus kata paling umum untuk A1, seribu sampai seribu lima ratus untuk A2, dan dua ribu ditambah beberapa istilah topik untuk B1. Angka ini merupakan arahan penulisan, bukan hasil penghitungan seluruh basis data kosakata. Angka tersebut juga tidak mengukur berapa kata yang sudah dikuasai seorang pengguna. Perbedaan itu perlu dipertahankan ketika merencanakan belajar.

Panduan yang sama tidak menetapkan jumlah kata untuk B2. Karena itu, kita tidak bisa mengisi baris berikutnya dengan angka yang sekadar terlihat masuk akal. Oxford menyediakan daftar tiga ribu kata pada rentang A1 sampai B2, lalu tambahan dua ribu kata pada rentang B2 sampai C1. Ukuran daftar itu berguna untuk memilih bahan, tetapi bukan ambang kelulusan yang berlaku bagi semua pelajar.

TingkatRujukan jumlahBatas penafsiran
A1Lima ratus dalam panduan ceritaArahan kosakata untuk penulis, bukan inventaris terukur.
A2Seribu sampai seribu lima ratus dalam panduan ceritaBukan jaminan kemampuan berbicara atau memahami percakapan.
B1Dua ribu dan beberapa istilah sesuai topikAngka panduan isi, bukan syarat resmi CEFR.
B2Daftar Oxford berukuran tiga ribu sampai lima ribu sebagai rujukan belajarDaftar mencakup beberapa tingkat, bukan jumlah wajib khusus B2.

Deskriptor CEFR dari Council of Europe menjelaskan kemampuan menggunakan bahasa. Jumlah kata saja tidak memperlihatkan apakah Anda bisa memahami pertanyaan, menjelaskan alasan, atau menangani percakapan yang berubah arah. Orang yang mengenali kata dalam bacaan belum tentu bisa mengucapkannya ketika diperlukan. Pisahkan catatan kata yang Anda kenali dari kata dan frasa yang sudah dapat Anda gunakan tanpa melihat contoh.

Mulai dari kata yang membentuk kalimat

Kelompok berikut adalah pilihan awal untuk latihan, bukan daftar peringkat frekuensi baru. Urutannya tidak berarti kata pertama paling sering muncul. Peringkat frekuensi bergantung pada sumber: percakapan sehari-hari, berita, dan tulisan akademik menghasilkan kebutuhan berbeda. Untuk pemula berbahasa Indonesia, beberapa kata kecil justru membantu membangun lebih banyak kalimat daripada daftar panjang nama benda yang jarang digunakan.

  • I, you, we, they, he, she: latih sebagai subjek. Bahasa Indonesia memiliki dia tanpa penandaan gender; he dan she perlu dipilih sesuai orang yang dibicarakan.
  • be, have, do: jangan hafalkan hanya sebagai adalah, punya, melakukan. Pada “I’m tired”, be menghubungkan subjek dan keadaan meskipun “Saya lelah” tidak memakai adalah.
  • go, come, get, take: pelajari lewat “go home”, “come here”, “get a message”, dan “take a bus”. Satu terjemahan tidak mencakup semua penggunaannya.
  • want, need, like, know: membentuk kebutuhan dan pendapat. “I need help” berbeda susunannya dari “I need to leave”. Perhatikan unsur setelah kata kerjanya.
  • work, job, time, day: work sering tidak dihitung dalam makna pekerjaan umum; job dapat menjadi a job atau beberapa jobs.
  • in, on, at, to, from: jangan menerjemahkan di selalu menjadi in. Simpan kelompok seperti “at work”, “on Monday”, dan “in Jakarta”.
  • and, but, because: gunakan untuk menambah ide, membandingkan, dan memberi alasan dalam kalimat yang benar-benar ingin Anda sampaikan.

Kata Indonesia yang perlu lebih dari satu padanan

Bisa dapat berarti kemampuan, kemungkinan, atau izin dalam percakapan. “I can swim” menyatakan kemampuan berenang. “May I come in?” meminta izin masuk. Anda juga dapat meminta izin dengan can dalam banyak situasi, tetapi itu tidak menjadikan can padanan tunggal untuk semua penggunaan bisa. Simpan tujuan komunikasinya, bukan hanya satu pasangan kata pada kartu.

Belajar dapat menjadi study atau learn. “I study English every evening” menyoroti kegiatan belajar, sedangkan “I learned a new word” menyoroti hal yang dipelajari. Ikut dapat menjadi join, attend, atau come along, tergantung situasi. “Attend a meeting” berarti hadir dalam rapat. Jika semua kartu hanya menyimpan ikut sama dengan follow, Anda akan kesulitan memilih kata untuk kegiatan yang berbeda.

Kata serapan tidak selalu berarti sama

Actual biasanya berarti sebenarnya, bukan otomatis aktual dalam arti terbaru. “The actual cost” adalah biaya yang sebenarnya. Untuk berita terbaru, pilih “the latest news”. Eventually berarti akhirnya, bukan kemungkinan atau bila suatu saat terjadi. Familiaritas bentuk dapat membantu mengingat kata, tetapi tetap periksa maknanya dalam contoh. Jangan membiarkan kemiripan ejaan menggantikan pemahaman kalimat.

Information dan advice biasanya tidak dapat dihitung dalam makna umum. Gunakan “some information” dan “a piece of advice”, bukan “an information” atau “advices”. Bahasa Indonesia tidak memaksa perubahan yang sama pada informasi dan saran. Karena itu, tuliskan satu frasa bersama kata benda tersebut. Pengetahuan tentang dapat dihitung atau tidak akan langsung memengaruhi artikel, jumlah, dan bentuk kalimat Anda.

Apa sebenarnya yang dihitung?

Go, goes, went, dan gone dapat dihitung sebagai bentuk berbeda atau digabung sebagai satu entri kata dasar, tergantung metode daftar. Work dan worker juga bisa dikelompokkan dalam keluarga kata oleh sebagian metode, tetapi dipisahkan oleh metode lain. Dua angka tidak bisa dibandingkan begitu saja tanpa mengetahui unitnya. Artikel ini tidak mengubah angka panduan menjadi klaim jumlah keluarga kata yang terukur.

Model data kata dalam repositori menyimpan english_text, terjemahan, kategori, dan difficulty. Difficulty bukan bukti bahwa seluruh kata sudah dipetakan ke tingkat CEFR tertentu. Tanpa ekspor data yang sah dan metode penghitungan, tidak ada dasar untuk mengatakan pengguna akan menguasai jumlah tertentu dari basis data. Kita hanya memakai angka yang benar-benar tertulis dalam panduan dan menjelaskan fungsi aslinya.

Latihan yang mengubah daftar menjadi kemampuan

Pilih situasi mengubah jadwal kerja. Dari need, time, work, dan day, buat “I need a day off” serta “What time do you start work?”. Jawab pertanyaan itu dengan informasi sendiri. Besok, dengarkan contoh percakapan tentang jadwal lalu periksa apakah Anda mengenali kelompok katanya ketika diucapkan berurutan. Jika hanya mengenali tulisan, tambahkan latihan mendengar sebelum memperbanyak daftar.

Catat satu kesalahan yang kembali muncul, misalnya lupa be atau memakai in untuk semua arti di. Perbaiki dengan beberapa contoh yang berbeda, bukan menyalin definisi panjang. Pada akhir minggu, coba menjelaskan kebutuhan tanpa melihat kartu. Kemampuan memakai kosakata dalam situasi baru lebih informatif daripada rasa familiar saat melihat halaman daftar yang sudah berkali-kali dibaca.

Pertanyaan umum

Apakah dua ribu kata berarti pasti B1?

Tidak. Dalam sumber proyek, angka itu adalah arahan kosakata untuk cerita. Kemampuan CEFR mencakup penggunaan bahasa, bukan hanya jumlah entri yang pernah dipelajari atau dikenali.

Apakah daftar di artikel ini berdasarkan peringkat korpus?

Tidak. Kata dipilih untuk membantu penutur Indonesia membentuk kalimat awal. Tidak ada klaim urutan frekuensi, jumlah kemunculan, atau hasil penghitungan korpus baru.

Di mana sumber angka dapat diperiksa?

Panduan internal ada di app/services/polly_story_library_generator.rb. Struktur data ada di app/models/base_word.rb. Penjelasan daftar Oxford terdapat pada halaman About the CEFR di Oxford Learner’s Dictionaries.